Senin, 05 September 2011

Tentang Rindu


Tak mungkin aku bisa merasakan kehadiranmu

Meski itu adalah waktu
Tentang rindu yang semakin ku jalarkan
Semakin memasuki lorong lorong berdesakan
Meski kusiram dengan senyuman
Tak juga membuat ku terasa tenang

Malam yang sunyi
Bintang bintang yang bersinar
Tak membuat indah untuk kurasakan
Karena rasa ini semakin tak tertahankan



Hati Rindu

Aku memilih sunyi
Ketika malam menebarkan bintang
Aku merasa resah
Ketika rindu tak dapat kupendam
Dibawah langit yang menjadi sanksi
Kunyanyikan hati rindu
Hanya bisa tersenyum melewati waktu
Meski bintang kian indah menemani
Tapi rindu ini juga tak bisa terobati

Entahlah

Di sudut hati, dimana keresahan membias sendu
Hingga lelah hati temani sepiku
Masih sanggupkah tangan ini melukis langit
Dan menggambar garis garis pucat wajahmu
Diantara Rindu … yang hempaskan aku
Atau biarkan saja angin menghapus Jejakmu
Entahlah biar waktu yang menjawab itu


Sabtu, 27 Agustus 2011

Hari ini aku masih sama

Mungkin alam saat ini merasakan
Perih nya kehidupan sudah menjadi kenyataan
Mungkin waktu sudah menyadari
Bahwa hidup memang perjalanan

Hingga waktu yang kian beranjak
Tak ada kepastian yang menemaniku
Hingga waktu yang semakin sesak
Tidak ada kebahagiaan yang kian berjumpa

Taukah kau malam
Taukah kau waktu
Hari ini aku masih sama seperti yang dulu
Tak ada bintang yang bersinar
Tak ada waktu yang menjadi kenyataan

Hujan mulai datang
Kemarau meninggalkan
Tapi apa yang menjadi kenyataan
Aku masih tetap sama
Sama pada saat kemaraun yang menghiasi alam

Banda Aceh, 27 Agustus 2011

Rabu, 17 Agustus 2011

66 Tahun Indonesia Merdeka

Ahh hari ini perayaan kemerdekaan indonesia

Benarkah kita telah merdeka
Terkenang masa lalu
Meratapi perkasanya sang pahlawan yang telah mati
Negeri ini terbakar api sang pahlawan sejati

Cinta kepada bangsa dan tanah airnya
Mengalahkan rasa sakit perjuangan
Kini negeri ku 66 tahun telah berlalu
Dan damai dalam kemerdekaan

Tapi rasa manis kemerdekaan
Masih menjadi mimpi sang penghuni tanah air

66 tahun merdeka
Sang merah putih dikibarkan telah lusut dan rapuh diterbang angin
Rakyat masih juga belum mendapat senyum kemerdekaan
Rakyat masih juga belum mendapat
Apa itu ke adilan dan kesejahteraan

Negeri ku yang kaya raya
Negeri ku yang bermacam suku budaya
Dan negeri ku yang berjuta pesona

Tapi negeri ku juga yang kini menderita
Menderita dijajah oleh sang penguasa
Tiada lain mereka anak anak negeri yang menjajah negerinya sendiri
Mereka anak negeri yang berpenghuni didalam air mata rakyat derita

Merdeka lah
Bangkit dan merdekalah
Lawan dan lawanlah Penjajah itu
Meski mereka anak negeri ini

17 Agustus 2011

Kamis, 04 Agustus 2011

Mencengkram

Hari terlelap dalam waktu
Tak bersahaja melewati puing puing tersisa
Mencengkram bagaikan sanubari yang tak tau dimana
Didalam kesunyian melewati mimpi mimpi
Belum juga mendapatkan kehadiran pasti

Belum lagi mencengkram dalam kesepian
Awan awan hitam terus melingkar
Tak dapat lagi ku lari melawannya
Semua telah membunuhku

Hari ini esok dan lusa
Bagiku semua sama saja
Semua hari itu bagaikan kerikil yang mengancam
Terus menapaki kaki kaki yang telanjang

Sakit itu sudah menjadi biasa
Lagi lagi aku terpaku dalam kehenian
Kegelapan dan perih menari nari
Bermain sahaja di dalam pikiranku

Kini aku telah tersesat
Arah yang indah sudah hilang tak tau dimana
Meninggalkan raga ini bersama puing puing tersisa
Membunuh perlahan lahan
Menyayat secara diam diam

Menunggu waktu untuk kehancuran
Menunggu waktu untuk kematian
Semua telah di atur dalam permainan
Permainan kehidupan

04 Agustus 2011

Tanpa Kau Sisa

Kata kata yang kau rangkai begitu indah
Menghadirkan mimpi mimpi ku
Ilusi yang kau gengam seolah nyata
Membuat aku terlena
Bahwa itu adalah realita

Ketika semua itu telah tersimpan
Ketika itu telah menjadi harapan
Lantas harapan itu menjadi mimpi

Pergi tanpa kata kata yang jelas
Pergi tanpa ada rasa bersalah
Kau tinggalkan semua
Tanpa kau sisa

Kau bagaikan matahari yang muncul
Tak pernah bisa ku ubah
Dan bagaikan matahari yang pergi
Tanpa bisa ku henti

Lambag lambang yang kau tinggalkan
Rangkaian rangkaian kata yang kau sisa
Segalanya telah berubah
Menjadi suatu kenangan yang tersiksa

Diam dalam dendam
Mengutarakan penyesalan
Tiada arti lagi kata kata itu
Semuanya telah menjadi mimpi
Yang menghantui bayangan semu

03 Agustus 2011

Rabu, 03 Agustus 2011

Datang dan Rasakan

Manusia mana yang bisa melarang jatuhnya hujan
Manusia mana yang bisa melawan datangnya badai
Manusia mana yang bisa melawan datangnya cinta

Ketika ada hujan
Ketika ada badai
Ketika ada cinta

Bagaimana melarang jatuhnya hujan ketika itu adalah anugerah
Bagaimana melarang datangnya badai ketika itu adalah musibah
Bagaimana melarang datangnya cinta ketika itu adalah mukjizat

Jangan kau benci dari semua itu
Jangan kau lari dari itu
Jangan kau pergi dari itu semua

Bangun dan rasakan datangnya musibah dan kebahagiaan
Semua itu hanyalah perputaran
Dan semua itu adalah awal dari keindahan

Datang dan rasakan
Jalani tanpa rasa gundah
Bangun dan  rasakan
Bahwa kebahagiaan akan datang

Tanpa kau sadari dia bisa pergi dan bisa datang
Tanpa kita undang
Tanpa kita kejar

03 Agustus 2011

Selasa, 02 Agustus 2011

Rakyat Masih Menunggu

Hari ini terasa begitu panas
Hinggar bingarnya bisikan manusia
Hingar bingarnya jiwa manusia manusia sang penguasa
Kata kata ucapannya mengatasnamakan kebaikan dan keadilan

Namun hatinya bagaikan harimau yang kelaparan
Sang penguasa menghalalkan segala cara
Rakyat menderita tak dihiraukannya
Rakyat kelaparan ditontonnya

Hari begitu cerah
Terik matahari membuat suasana menjadi gerah
Sang penguasa terlalu asyik duduk diatas kursi merah
Janji janji mereka selalu atas nama rakyatnya

Ucapan manisnya memang membuat rakyat sedikit lega
Tapi apa..........
Hanya ucapan manis dan harapan rakyat menjadi mimpi
Ke adilan menjadi hayalan
Kesejahteraan menjadi mimpi

Hingga kini rakyat masih menunggunya
Menungguu...........
Arti keadilan

Menungguu.....
Arti kesejahteraan

Apalagi menunggu arti kemerdekaan

02 Agustus 2011

Kenangan

Yang namanya kenangan dia selalu menjadi lamunan
Yang namanya kenangan dia itu tak mengenal lupa
Meski kenangan itu indah ataupun pahit
Kenangan selalu menjadi misteri
Kenangan selalu menjadi hantu

Dan kenangan selalu menjadi pelajaran
Tak ada yang bisa mampu melawan kenangan
Tak ada yang mampu melupakan kenangan
Kenangan selalu menjadi hantu
Disetiap misteri misteri waktu

Bahkan waktu tak mampu menghapuskan kenangan
Misteri kenangan menjadi manusia tak berdaya
Kita selalu becermin
Kita selalu bermimpi
Tentang kenangan

Kenangan adalah cermin jiwa
Kenangan adalah misteri jiwa
Dan kenangan adalah penguasa jiwa manusia

02 Agustus 2011

Senin, 01 Agustus 2011

Sesosok Hitam

Aku terdiam sejenak..
Masuki dunia khayalku..
Hinggaku terpaku dalam lamunan..
Lamunan yang selama ini rasuki rongga dadaku..

Lamunan yang selama ini hantui ruang jiwaku..
Aku terbayang sesuatu..
Sebuah sosok pecahkan lamunanku..
Hamburkan isi pikiranku..

Aku terdiam…
Entah kenapa sosok itu buatku rapuh..
Secercah kilat menyambar..
Binar kilat terangi sosok hitam itu untuk sekejap..
Dan perasaan takutpun mencuat..

Menyembul ke permukaan jiwaku..
Tanpa kusadari…
Sosok hitam itu mendekatiku perlahan..
seolah olah memberi senyum kejujuran untukku

Kegalauan hatiku semakin memuncak..
Sosok itu memberi harapan besar..
Sosok itu tiba tiba datang tanpa kusadari
Mencengkram tubuhku kuat..
Buatku terkulai lemas tak bisa terucap..

tapi,,,,,,,
Perlahan sosok itu pergi…
Dikala tertutupnya mataku..
Dikala terhentinya napasku..

Tanpa ada yang tahu..


01 Agustus 2011

KejamNya Kehidupan

seorang anak manusia yang sedang menangis tersedu
melihat bagaimana tangannya sendiri
meletakkan kehormatannya di tanah
melihat kenyataan pahit dalam hidupnya

semua manusia disekitarnya hari ini tertawa
menikmati santapan bersama keluarganya
tangisan dan rasa perih diterima dalam kenyataanya
menjadikan dia telah hilang dari kehormatan hidupnya

lalu dia berkata lagi
ahhh,,,, hidup ini hanya milik mereka
yang punya kenikmatan dan kebahagiaan
berjalan menapaki sambil melirik tumpukan tumpukan sampah

ahhh,,,,,,,
semakin jauh berjalan
tak ada yang menjadi santapan siang ini


Sudah ia tantang terik matahari siang itu
Sudah ia lawan debu debu usang yang sesak itu
Sudah ia sapu jalan raya dengan langkah kakinya itu
Tapi tetap saja belum ia dapat makanan untuknya hari ini

Sementara disekitarnya
menikmati santapan lezat dihari megang ini
kejamnya dunia ini membuat air matanya terus mengalir
sebagai manusia yang tak berdaya melawan kehidupan


31 Juli 2011

Selasa, 07 Juni 2011

Masih Bertanya Tanya


Lihatlah bintang itu yang telah hilang pelan pelan
Sang pagi datang membawa mentari
Mentari pun ikut pergi se iring menjelang waktu

Aku disini masih meratapi 
Mendengar kata kata "Pergi"
Masih ku bertanya apa itu artinya
Jalanku ternyata tak ber irama merdu

Sang waktu tak menginginkan aku 
Aku kembali dalam galian gelap
Yang telah dipersiapkan untukku
Mencari berlian dalam tebing tak berkeseduhan

Kisah ber irama itu pelan pelan pergi
Menutupi lubang dengan kegelapan
AKu kembali tersesat dalam dalam

Terasa bagaikan kembali dalam kehidupan kelam
Yang tak berharap untuk kembali
Sang waktu lebih leluasa untuk menindaskan aku
Menjadi manusia apa yang di inginkannya

Aku merangkak dalam tepian gelap
Mencari sinar cahaya indah
Aku Merayap dalam sungai suci
Mencari Air yang melepaskan dahaga ku

Banda Aceh, 07 Juni 2011
01 : 10


Rabu, 06 April 2011

Mahasiswa Untuk Rakyat

Di atas hamparan bukit menyongsong malam kalbu
Beberapa diantaranya menjadikan itu sebagai semangat baru
Melawan segala bentuk penindasan
Menjadikan kemenangan sebagai tonggak perubahan

Lihat lah mereka disana tertawa tanda kemenangan
Rakyat disini menangis pilu dengan luka yang mendalam
Mahasiswa sebagai garda perubahan
Bangkit lah ...... bangkit

Menghancurkan semua kemenangan mereka
Dan jadikanlah kemenangan kita untuk rakyat tertawa
Jiwa raga dan segala pengorbanan meskipun nyawa taruhan
Yang terpenting bagi kita mahasiswa....rakyat bahagia

Matahari dengan rasa lapar dan haus dahaga
Telah terpuaskan dengan senyuman mereka (rakyatku jayalah)
Songsonglah mentari pagi dengan semangat perjuangan
Dan jadikan perjuangan sebagai kecintaan kita terhadap perubahan

Perubahan untuk bangsa yang lebih baik
Perubahan untuk rakyat yang sejahtera
Perubahan untuk negeri yang tercinta
Hidup rakyat.....hidup mahasiswa......hidup indonesia tercinta

Banda aceh, 05 April 2011
16 : 20

Rabu, 09 Maret 2011

Jangan Siakan Ibu

Kita hanya manusia yang tidak mengenal dunia
Tanpa seorang ibu yang membesarkan kita
Kita tidak pernah tau betapa cinta seorang mama
Dan kita menyadarinya ketika kita merasa kehilangannya

Sudah seharusnya kita menyadari
Bahwa ibu lah yang telah mengenalkan kita
Dunia , cinta dan kebahagiaan

Jangan sia siakan seorang ibu yang masih ada bersama kita
Karena dia tak akan pernah ada kedua kalinya
Lindungilah air matanya agar tak pernah menetes
Senyumlah didepannya

Yakinlah kita tak akan pernah bahagia tanpa restunya
Dan kita tidak pernah menyadari bahwa dia selalu untuk kita
Disetiap nafasnya hanya kita yang terpikirkan oleh nya
Dan ingatlah dia tidak akan kembali ada yang ke dua kalinya

Jangan pernah sia siakan dia selagi ada
Karena kita akan menyesali saat dia telah tiada

Banda Aceh, 08 Maret 2011
22 : 15

Rabu, 02 Maret 2011

Malam Ini

Ketika semua suara mulai lelap dalam kesunyian
Dipadukan dengan cahaya remang
Tidak ada nyanyian, bising maupun lainnya
Yang ada hanya sunyi, sepi dan cahaya bintang

Apa yang sudah kau lakukan malam ini
Membuat ku harus merenungi
Membuat ku harus meratapi
Keseriusan yang engkau jalani

Siapa sebenarnya yang salah
Mengapa ini begitu sulit kutemukan jawaban
Andai aku bisa pergi…..aku lebih memilih pergi
Dari pada terus terbebani

Meninggalkan mu akan membuat ku tersakiti
Mau tidak mau itu tetap harus kupertahankan
Karena rasa yang sudah mendalam
Aku tak dapat menahan semua gejolak ini


Banda Aceh, 02 Maret 2011
02 : 44